Sebuah Pernyataan Tentang Kedewasaan

Setelah beberapa saat lalu saya posting tentang bagaimana saya sangat tidak ingin menjadi dewasa,
kali ini saya akan membuat satu pernyataan tentang kedewasaan.

Sepatah-dua patah kata yang pernah ditulis teman saya, Istiqamah Hafid,

“Aku akan jadi dewasa, dengan caraku”

Dan satu kalimat inilah yang akan saya lakukan.
Aku memutuskan, aku akan jadi dewasa, dengan caraku sendiri, dengan definisiku sendiri.
Aku tak akan menjadi orang dewasa sebagaimana realita mendefinisikannya.

Aku akan menjadi seorang dewasa yang bijaksana
seorang dewasa yang bertanggung jawab,
dan seorang dewasa yang hati-hati dalam berbuat.

Aku akan menjadi seorang dewasa yang memegang teguh idealismenya
Jujur, tidak munafik.
Pekerja keras.
Semangat dalam setiap langkahnya.

Aku akan menjadi seorang dewasa yang masih akan sering tersenyum
dan menyebarkan kesenangan kesekitarnya
seorang dewasa yang  meyakini bahwa harapan itu ada
seorang dewasa yang meyakini bahwa bahagia tak bergantung dari materi
seorang dewasa yang membuat hidup jalan hidupnya

Aku akan menjadi seorang dewasa yang bisa bersyukur
Dan melihat dari apa yang aku punya,
Bukan apa yang aku belum punyai.
Jarang mengeluh.

Aku akan menjadi seorang dewasa yang mau belajar
Belajar dari pengalaman,
Menerima kritikan,
dan tak terbuai oleh pujian.
Penuh arti dan makna hidup.

Aku akan menjadi seorang dewasa yang masih bisa peduli dengan lingkungan sekitarnya.
Masih bisa membantu orang lain disekitarnya.
Masih bisa berkarya untuk orang banyak.
Tanpa mengharapkan imbalan yang besar.

Inilah definisi dewasa menurutku
Setidaknya saat ini
Semoga tidak termakan realita dan waktu
Semoga aku benar-benar menjadi dewasa menurut definisiku sendiri

30 Agustus 2010
04.04
~Aku akan menjadi dewasa, dengan caraku dan definisiku sendiri~

Advertisement

~ by Vipassi on 30 August 2010.

3 Responses to “Sebuah Pernyataan Tentang Kedewasaan”

  1. that’s what I call “mature”…

  2. Ah, makasih Vipassi :)
    Gw baru baca, telat banget yah?
    Lagi anti-blog nih sebulan terakhir, lagi sedih, bingung gak ada yang bisa ditulis :(
    Semoga, semoga, semoga kita bener2 bisa jadi dewasa dengan cara sendiri :) anw, postingan ini tandanya lo udah setahap lebih maju menuju kedewasaan lho :D Congrats!

  3. hahahaha… kenapa ty?
    bukannya blog itu tempat curhat loe ya ty??
    kok tumben ga ada yang bisa ditulis? hehe

    semoga ty.. amin.. haha
    ga tau juga sih ty.. hahaha.. thanks anyway.. :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.